buat sahabat semua
sahabat-sahabat blogger semua, karena mo ada acara keluar kota, jadi selama sekitar seminggu saya ga bisa jalan jalan ke tempat sahabat semua dan update tentu saja...
tapi JANGAN LUPAKAN SAYA ya...hehehehe..
matur nuwun
sahabat-sahabat blogger semua, karena mo ada acara keluar kota, jadi selama sekitar seminggu saya ga bisa jalan jalan ke tempat sahabat semua dan update tentu saja...
tapi JANGAN LUPAKAN SAYA ya...hehehehe..
matur nuwun
Posted by
noldiaro
at
11:56 am
12
comments
Labels: yang jaga warung
Ada novel grafis, ada cerpen grafis, dan kalo ada NGRUMPI GRAFIS ya ndak papa kan?
Gimana kalo Saudara mendoakan biar warung ini bisa terus eksis di belantara jagad bisnis tanah air, sukur-sukur nanti bisa bikin frenches buka cabang sampe luar negeri. Yah nantinya kan bisa jadi komoditas produk asli dalam negeri yang membanggakan tanah air ngalahin warungnya si ini nih.
Ini yang jaga warung…
Karena itu biar perkembangan warung saya ini tambah yahuddd, saya nyoba nyari nih penyandang dana, istilah kerennya sih investor. Saya tawarin beberapa temen saya dan seperti biasa mereka sih manggut manggut aja. Bagus…bagusss.., tapi duitnya ga keluar. Walah! Akhirnya ketemu juga! Saya ketemu bapak satu ini, seorang bisnismen property yang handal, licin, oportunis, sedikit kemaki, sok tahu, seneng menggurui dan tentu saja mata duitan. Hidungnya ga pernah berhenti nyium peluang manis. Ternyata dia mencium bau duit yang lumayan dari warung saya, makanya pas saya tawarin buat jadi investor WARUNG KOPI MAS TRIE, langsung aja dia manthuk manthuk, dan tentu saja duitnya ikut ikutan manthuk ga seperti temen saya yang letoy itu.…bagoozz bagooozz!!
Sebut saja namanya Mister DOIT (doyan duit)
Lirik sana lirik sini, dahi mengkerinyit, geleng geleng kepala, sambil terus cengengesan pastinya. Seharian penuh dia sengaja nongkrong di warung saya ngamati perilaku konsumen dan proses bisnis yang saya jalankan. Segalanya dia teliti, mulai dari daftar menu saya, dapur saya, cara saya menyajikan dst..dst.
“SALAH…SALAH…SALAH! Ga bisa begini!!”
Waduh saya jadi serba salah. Saya diprotes kalo saya selama ini salah memaknai bisnis makanan. Saya yang kampungan ini tentu saja jadi tambah bingung.
”Kamu harusnya tahu kalo bisnis itu konsepnya adalah MELAYANI, memberikan hati kita dengan sepenuh hati. Kamu bikin warung ini bukan hanya sekedar buat jualan,muasin diri sendiri, tapi kamu harus bisa membahagiakan orang lain. Sebisa mungkin orang seneng, orang akan bahagia, orang akan selalu merasa terkesan setelah makan ato minum di warungmu ini”, mulutnya nerocos manyun kesana kemari dengan gaya kemakinya.
”Hwaduh..jangkrik ki dipisuh-pisuhi”, dalam hati saya. Mulai deh gaya mengguruinya keluar.
”Kamu tuh bikin warung bukan buat dirimu sendiri aja, tapi juga buat orang lain. kalo kamu buat kopi ya ga bisa saenak udelmu sendiri. Ga bisa dong kamu kasih kopi kenthel sama orang yang pengen relaks, pengen santei setelah seharian ngutek utek kerjaan. Ato masakan yang kamu buat ini kok sepertinya hanya muasin lidah kamu dan ga peduli lidah orang lain! Kopinya terlalu monoton , terlalu kental, terlalu berat, ga membumi, ga ngepop. Coba dikasih alternatif kopi yang lebih ringan napa? Yang sekarang ini masih terlalu berat! Ini nih yang salah dengan proses melayani. Sekali lagi, melayani adalah memberikan hati kita untuk kebahagiaan orang lain. Camkan itu!”
Saya ndak bisa ngomong apa apa karena itu saya manthuk-manthuk aja jadinya.
”Kayanya kamu harus ganti setting nih, coba ganti deh menu utama kamu, kopi kamu nih ramuannya ga cocok sama tempatnya, mbok coba divariasi. Bahkan aku liat branding warung kopimu ini ada yang ga bener, ga konsisten. Ga asik! selama kamu ga bikin kesan khusus buat pelangganmu, bikin perbedaan, dan konsisten tentang warungkopimu ini, maka bisnis ini ga akan bisa bertahan lama. Orang ga akan mengasosiasikan warungmu dengan apapun!”
Walah branding ni makanan apa yak? Bedanya ama brondong apa sih? Tambah bingung saya. Tapi saya seneng juga dijanjiin nanti bakal dikasih ”petunjuk” sama dia, diajarin pelan pelan. Ya sebage penggiat ekonomi walopun kecil kecilan gimanapun saya ngerasa ikut bertanggung jawab mendorong bangsa ini biar jadi lebih kompetitif. Lumayan lah bisa ngurangin angka pengangguran, ndak ra Saudara?
Oiya nanti saya mo juga perkenalin ke temen-temen semua, selain Mister Dante ada para penggiat warung saya yang suka bercerita, ngobrol segala macam tentang fenomena hidup, tentang dunia, fulitik, ekunumi, budaya dan bahkan ada yang sok spiritual, bijaksana dan ada juga yang sambil bermistis-mistis ria. Waduh!
Makasih buat MAS ROY yang udah mau nambahin beberapa karakter dan memfinishingnya. Selanjutnya detil tentang mereka akan dibahas di postingan selanjutnya. (mungkin nanti akan ditambah warna deh biar lebih mantabbbhhh, ndak ra, Saudara!!).
Posted by
noldiaro
at
10:25 am
7
comments
Labels: yang jaga warung
Saya punya teman, Sebut saja untuk sekarang Mister Dante. Dia seorang yang sangat sangat cerdas, jenius bisa jadi malah. Mungkin menjadi agak berlebihan ketika ternyata segala hal dipikirkannya, mulai dari masalah remeh temeh sampe dunia jagad raya dan segala isinya ini pun tak luput diutek utek sama otak nakalnya. Otaknya yang terlalu cair itu (bahkan sungguh secara fisik pun iya) ternyata membuat ide dan gagasannya menjadi canggih.. Ya,di otak anehnya itu terselip ide-ide orisinalitas dan kalo saya bilang sih bolehlah dikatakan sophisticated. Selalu mencoba melihat sisi-sisi lain yang kadang nyengit, menjengkelkan, nakal tapi kebetulan bisa jadi itulah kenyataan sebenernya yang tidak dilihat oleh kebayakan dari kita. Kuncup-kuncup otak saya kadang megar-megar sendiri kalo dia sok nyambung- nyambungin hukum kesetimbangan kima dengan dunia fulitik,ekonomi, ato teori Newtonian yang njlimet itu dengan hubungan suami istri. Dan sungguh lo emang ada hubungannya tuh, trus pie?? Anda pernah liat rumus fisika anjing gila? Bolehlah sekali kali anda tanyakan sama dia...:)
Saya sendiri penasaran sebenernya gimana cara dia bisa memproduksi ide dan gagasan tiada henti? Iseng-iseng dia saya paksa untuk mampir ke warung saya dan sedikit mencicipi cemilan dan klethikan warung saya ini. Saya paksa dia juga untuk membuat blog sendiri dan menuangkan ide/gagasan canggihnya itu di blog, tapi (sekali lagi) dengan sangat kemaki-nya dia menolak bahwa belum saatnya dia menulis, akan ada saatnya nanti. Tapi dengan mode memaksa lagi (kebiasaan saya nih..hehehe), saya minta dia jadi penasihat spiritual blog saya. ”Hmmmm...boleh...boleh”, katanya dengan mimik wajah kemaki lagi (hahaha..sori bos!). Akhirnya mulai saat ini saya punya tandem nulis nih. Moga-moga jadi tambah well, sophisticated, original dan brilian tentunya.
Bicara original ini nih yang agak sulit. Mungkin saja di dunia blog ini, dunia ide bergerak dengan sangat cepat tanpa henti. Setiap hari, setiap menit, setiap detik, tanpa kenal musim, tak kenal cuaca apalagi batasan ruang dan waktu ide adalah sesuatu yang niscaya. Di dunia blog saya tanpa sadar mengeruk banyak kekayaan ide. Apakah anda sadar anda punya satu kekayaan yang luar biasa?
Tapi sungguh memcari ide orisinil ternyata tak pernah mudah, ato bahkan tidak bisa? Bahkan temen saya itupun menegaskan pada saya “nothing new under the same sun”. Di era saat ini, tidak ada yang baru di muka bumi. Bahwa yang katanya saat ini adalah hasil orisinalitas ide, percayailah itu hanyalah sekedar CATATAN-CATATAN KAKI (kata om Wiki). Pengulangan-pengulangan dari ide-ide sebelumnya yang mencoba diartikulasikan dengan bahasa yang berbeda. Bahagianya AA Gym secara substansi sepertinya sama dengan bahagianya Gede Prama, tapi secara bahasa bisa jadi berbeda. Titik tolak yang dipakai pun mungkin juga berbeda. Peristiwa banjir yang terjadi di Indonesia akan ditanggapi dengan respon yang berbeda-beda. Satu topik beragam persepsi, beragam gagasan, dan tetep saja adalah pengulangan-pengulangan ide sebelumnya.
Anda sudah membaca koran hari ini? Bagaimana cara anda membaca? Anda membaca cermat-cermat sambil sesekali misuh-misuh dengan perilaku “diri kita” sendiri ato anda hanya menscanningnya tanpa perasaan apa-apa?? Sekarang sempatkan cari koran koran jaman dulu dan bandingkan dengan berita yang sekarang? Apakah anda menemukan perbedaannya? Bukankah secara substansi berita koran jaman sekarang dan jaman dulu itu sama?. Bad News is a Good News?
Yes! Satu, berita dari media yang salah satu contohnya koran adalah sampah Begitu banyak ide yang mampir ke otak kita (Tentang politiknya, tentang ekonominya, tentang segala tetek bengeknya yang sebenernya ga diperlukan otak kita) dan karena kita tak bisa mengolahnya, mau ga mau ya berakhir jadi sampah di otak kita. Tapi bukankah kita menyukainya sampah? Kedua, dunia koran dan media adalah salah satu bentuk artikulasi dunia ide yang tentu saja adalah pengulangan-pengulangan ide sebelumnya. Ga ada ide yang murni orisinil tanpa terpengaruh persepsi ide lain.
Kata Pareto (copy paste aja yang lebih pinter), ”Idea is a new combination of old elements”....
Memang sekali lagi, ga ada yang baru di dunia ide. Jadi temen-temen blogger silahkan menulis apapun ide atopun gagasan yang berkerlingan di kepala anda, coba temukan kombinasinya, pasangkan satu dengan yang lain, lihat celahnya dan temukan hal yang menarik disana. Mungkin suatu saat Anda akan tersenyum dengan temuan IDE BRILIAN milik Anda sendiri.
Posted by
noldiaro
at
5:58 pm
5
comments
Labels: yang jaga warung
Menjadi Bahagia bukan Mendengar Kebahagiaan
Saya selalu bertanya gimana caranya selalu merasa bahagia? Sungguh saya tanya banyak orang, mungkin salah satu dari Anda sempat juga saya tanyai, kemudian saya jalan jalan lagi, hingga ketemu bapak ini. Ternyata catatan-catatannya emang canggih, dan emang konon dia dibayar jutaan rupiah sekali manggung untuk cerita metode bahagia dalam segala suasana. Sungguh saya yakin bukan karena cerita metode nya itu yang bikin dia dihajar dengan harga segitu, tapi benar karena sebuah ENERGI YANG INGIN DITULARKAN. Sebuah Energi kehidupan, energi kebahagiaan. Dia dibayar karena membuat orang MENJADI bahagia bukannya MENDENGAR metode bahagia.
Bahagia mudah diomongin, bahkan seketika saya bisa copy paste seluruh metode yang telah disarikan bapak ini, kemudian secara sok bijaksana berbusa-busa saya ceritakan pada Anda semua metode yang telah saya intip tadi. Dan jujur saya bilang bahwa ga semudah itu mendapat bahagia, la ke diri saya sendiri aja sering megap-megap kok.
Kalo teorinya, saya ngikut aja deh sama konsep Jung dalam psikologi modern yang ngomong bahwa jiwa sebenarnya tidak boleh dibatasi benda-benda, ini berarti emang kebahagiaan yang asal muasalnya adalah dari jiwa tidak bisa didasarkan pada kenyataan yang terbatas pada benda-benda. Ketika kebahagiaan hanya berdasar pada kenyataan maka sangat manusiawi jika timbul keinginan untuk membandingkan. Kenyataannya adalah orang lain banyak yang lebih kaya dari saya, lebih cakep, lebih tinggi, lebih gagah, lebih baik, lebihhhhh terusss. Lalu saya stress, apa guna hidup saya yang serba kurang ini? (hehehe..mengabsurdkan diri). Ya dua hal itulah keinginan dan membandingkan. Inilah asal penderitaan, kata pak gede prama nih..
Itu teorinya! masalahnya kok saya tetep susah bahagia sepanjang masa ya? Apakah di dalam bahagia itulah ketidakbahagiaan bersemayam? Apa karena otak saya yang bebal? Ato karena umur saya yang masih muda jadi saya ga bisa sembarangan ngecap diri bahagia yang biasanya jadi milik orang tua? Saya pernah denger kalo masih jadi anak muda sebaiknya jadi orang yang ambisius, penuh energi, na setelah tua itulah saatnya semua diendapkan menjadi kebahagiaan. Bener ga ya? Ato emang karena tadi itu, bahwa kebahagiaan adalah proses yang panjang, dan untuk itu saya pun ternyata butuh latihan? Bahagia butuh latihan?
” Sepertinya kamu ini orang yang banyak beruntungnya ya? Banyak yang nawarin kerja, begitu banyak kesempatan dalam hidup kamu, dan kayanya bisa kemana-mana!”. ” Kamu masih bisa tertawa-tawa, sedangkan saya terus kerja sambil ga menikmati kerjaan saya!”
Tapi dengan kecutnya saya berkata,” Wah ya masih gini gini aja pak, masih sulit ini, sulit itu, sulit banyak sekali, wang sinawang (saling melihat ya..?) pak!”
Saya seperti tersengat lebah ketika disadarkan bahwa saya pun
MENOLAK DITUDUH BAHAGIA!
Tanpa sadar saya mengucap rapal dan mantra untuk tidak bahagia. Saya banyak mengucap ”HANYA”, SEKEDAR”, ”CUMA”, dan mungkin istilah Jawanya nge-MUNG-ke...Begitu banyak hal yang saya tolak akui sebagai pencapaian. Banyak ”doa tanpa sadar” saya adalah tentang pesimisnya hidup, gelapnya hidup, kurangnya hidup, dan betapa saya kecewa dunia ga pernah melirik saya sedikitpun. Dan mekanisme alam dan dunia pun kadang ikut mengamini permohonan saya....(apa ga gawat??)
Kebahagian bagaimanapun adalah sebuah proses yang panjang,. Dia tidak bisa didapatkan dalam sekejap mata. Bahagia bisa jadi adalah energi termahal di dunia. Energi yang didapatkan setelah kita melampaui berbagai peristiwa menyakitkan dan kita berhasil mengatasinya. Bahagia pun ternyata butuh latihan, minimal saya harus mulai berlatih mengucap doa yang bener deh..
Kalo anda sudah bisa merasa bahagia sepanjang masa sudilah kiranya anda dekat saya, tapi tolong JANGAN CERITAKAN aneka kebahagiaan anda ketika saya sedang terkapar dalam penderitaan, karena bisa jadi itu malah memperburuk keadaan saya, tapi cukup tularkan RASA KEBAHAGIAAN Anda, RASA OPTIMIS Anda. Selama saya masih menjadi manusia, receiver saya bisa kok nangkap sinyal Anda, dan bisa jadi justru itulah yang bisa membuat saya kembali bahagia.
Yah, bisa jadi bahagia memang bukan untuk diomongin anekanya tapi ditularkan...
Posted by
noldiaro
at
10:53 am
16
comments
Labels: yang jaga warung
DICARI! Vokalis untuk The Titans, bandnya Andika & Indra ex Peterpan. Usia 19-25, data diri, foto dan demo vocal kirim secepatnya ke Jl. Sarikaso 5/7 Bandung 40153.
Lebih bagus kalau berdomisili di Bandung. Thanks for your attention
Anda berminat jadi ngetop saudara??
Posted by
noldiaro
at
8:00 pm
3
comments
Kemaren dah bikin artikel tentang narcism, dan kayanya asik nih bikin antitesisnya. Coba deh utak atik lirik lagunya melly feat BBB, judulnya Lets Dance Together
let’s dance together
get on the dance floor
the party won’t start
if you stand still like that
let’s dance together
let’s party and turn off the lights
berdiri semua
di ruang yg redup
bercahaya bagai kilat
aku dan yang lain
menikmati semua
irama berderap kencang
tak ada gundah
hilang semua penat di dada
lihat DJ memainkan musik
disko dimulai
Ampuuuuuuunnn Di Jeeeeeeeee!!
Ajep..ajep...ajep..ajep (sambil kepala kita goyangkan kanan kiri..) Ajep..ajep...ajep...ajep.
Sering saya denger lagu itu di TV, di radio, di MP3,di ringtone dst dst, dan seringkali pula Subconscious Mind (alam bawah sadar) saya ngrayu mulut ini untuk berdendang-dending dengan cerianya.
Lirik bagaimanapun adalah sebuah ayat, dia ada untuk diamini oleh pengikutnya. Setiap kali kita mendengar sebuah lagu, sadar atau tidak sadar kita sedang mengucapkan mantra dan tentu saja memori itu akan mampir dan mengendap di otak kita.
AKU DAN YANG LAIN,
MENIKMATI SEMUA
Apakah ini sebuah kebersamaan?
Bersama-sama berdiri, berdisko, menari dalam alunan musik tribal, geleng-geleng kepala mabuk kefayang, bergembira, hilanglah sgala gundah. Semua menikmati!!!
Tapi...KEBERSAMAAN?? Nanti dulu deh...
Generasi pop. Kalo sekarang, paling mudah menyebutnya generasi MTV. Generasi yang membuat GUE BANGET! Ruang diskusi kita adalah Layar Kaca. Kita bisa melihat, menatap, mengagumi, menyanyi lagu yang sama bersama, bergerak bersama-sama, dan lumayanlah kalo tiba-tiba KEPLESET jadi idola. Kita kini adalah kaum yang merapal mantra-mantra untuk sebuah mimpi popularitas. Pernik-pernik yang terkenal dengan ikon pop pun membuat kita berdecak kagum tiada kepalang. FUN FEARLESS FEMALE (inikah sosok ideal kita?), seorang wanita penuh kemandirian, ceria, tanpa rasa takut, dan tak butuh pria?? Kemudian yang lakinya akan semakin menunjukkan ke-imperium-annya dengan HAVE, HANDSOME, dan entah H apa lagi yang mo ditambah? RICH IN 20-ato 30? Trus kenapa? Emang salah? Lha...ya silahkan wong ndak dosa kok, asalkan gue ga ngganggu lo, kenapa musti sewot toh?
Narcism menjadi relevan karena memang di dunia pop ini setiap orang boleh eksis, boleh lebih hebat, menjadi pahlawan, membangun pilar-pilar kesuksesannya sendiri. Konsekuensinya adalah masing-masing orang harus bekerja tunggang langgang untuk mencapai ”sebuah kemakmuran” (kata Adam Smith ya?), dan disaat yang bersamaan harus menuntaskan ”balas dendam” kesenangan yang tertunda. Yah kalo dikota mungkin istilahe Work Hard, Party Hard. Bekerja tunggang langgang senen sampe jumat, kemudian pesta segila-gilanya buat akhir minggunya. Kita selalu balapan dengan orang lain, dengan ambisi, dengan waktu...Wah capeee deeh...
Bisa jadi tanpa sadar ruang-ruang yang saat ini saya pikirkan adalah hanya berkisar masalah diri sendiri. Saya berhak memilih pakaian saya sendiri, gaya hidup saya sendiri, ngapain mikir orang lain? Selama saya nggak ganggu orang lain kenapa harus sewot toh?
Kemarin saya diceritain temen yang dulu saat gempa jogja, kantornya kebagian peran jadi dapur umum. Sebelah kantornya adalah panti asuhan yang berisi bayi-bayi yang tak diinginkan oleh orang tuanya. ” Mas, bayi itu saya temukan di got, nha yang itu saya temukan sudah dikerubuti semut, na yang itu dikasih di depan panti cuma diblebet kain. dst..dst”, si ibu berkisah tentang penemuan bayi-bayi tak berdosa itu. Mereka seperti harapan yang sengaja dibuang. Bahkan ketika harapan itu ingin dirawat si ibu panti, Gusti Allah berkehendak ”merubuhkan” sisanya disaat gempa. Yah, bahkan kesempatan untuk menikmati harapan pun harus dibatasi.
Ketika ternyata begitu banyak kesempatan dalam kehidupan saya, bahkan ketika sampe detik ini saya masih diijinkan untuk memelihara sebuah harapan, saya justru sering tak menghargainya, tidak mensyukurinya.
Mungkin sisi-sisi kenarcisan (di subconscius mind saya) sudah buat saya terlalu gembagusan sendiri, banyak mengabaikan kesempatan untuk membahagiakan orang lain. Mungkin saja saya banyak menyia-nyiakan kesempatan hidup dengan khusuk menonton TV, yang kemudian banyak menggoda sisi hewani dan nambah nggragasnya nafsu saya. Mungkin bahkan saya sekarang jadi alergi denger nasehat Imam Gazali bahwa hal terberat dan akan selalu ada di hidup manusia adalah mengemban amanah. Amanah untuk beribadah. Mungkin akhirnya saya juga bingung sendiri mencampurkan RUANG-RUANG KEBAHAGIAAN sejati dengan RUANG-RUANG KEBERSAMAAN yang dianjurkan nabi-nabi MTV.
Ato mungkin juga saya salah memaknai bahwa kebersamaan adalah tentang berbagi harapan, berbagi cerita, dan berbagi karya untuk membuat dunia menjadi lebih baik dan bukannya nambah runyam?
Tapi memang bisa jadi saya ini emang umatnya MTV!
Posted by
noldiaro
at
7:27 pm
10
comments
Labels: yang jaga warung
Akhirnya cuap-cuap kami tentang PINDAH IBUKOTA didenger juga.. Kemarin 6 Februari 2007 sekitar pukul 7-8 malem, acara DIALOG Metro TV temanya adalah PINDAH IBUKOTA!! Pak Gubernur Jabar juga ikut nimbrung tuh...Kota pemerintahan jadi ke BOGOR??
Posted by
noldiaro
at
12:27 pm
18
comments
Labels: yang jaga warung
Ada sebuah artikel yang saya kutip dikit, secara garis besar gini “Nostradamus banyak ngomong tentang ramalan masa depan, bencana, perang, banjir dan sebagainya. Tapi dasar yang dia gunakan tak benar-benar akurat. Baru kemudian Mister Andy Warhol (Bapak Pop-isme) datang dengan ramalan yang lebih presisi, ” Di masa depan, setiap orang akan menjadi terkenal dalam 15 menit!”
Ini jadi hampir jadi sebuah kebenaran ketika majalah TIME ngeluarin Person of the Year 2006, yaitu.............ANDA!, bukan Jos Bus yang dua kali kepilih itu, ato bill gates, ato bono U2, ato tokoh-tokoh dunia persilatan lainnya ...
Tapi ANDA lah kini tokohnya!!
Person of The Year, terlepas dari segala kontroversi tentang parameter pemilihannya saya pikir adalah salah satu bentuk cara penokohan, penggambaran tentang seorang yang dianggap memiliki integritas, memiliki sesuatu pencapaian yang luar biasa, , yang bisa menggerakkan, yang bisa mempengaruhi, yang bisa ”MERUBAH” lingkungannya. Dan ternyata seorang PAHLAWAN BARU telah lahir dan kini itulah...ANDA!
Pahlawan waktu kecil saya personifikasikan sebagai super hero, hasil karya persepsi media dan imajinasi saya sendiri. Saya kadang membayangkan menjadi Superman yang bisa terbang, bisa ngilang, dan juga bisa berubah bentuk jadi apa aja. Ato kdang jadi batman, kadang jadi sepiderman dst. Pahlawan yang saya bayangkan barangkali adalah sebuah bentuk kesempurnaan yang melindungi begitu banyak kelemahan diri saya. Saya lemah makanya saya cari super hero yang kuat, saya ga pinter makanya saya cari superhero yang pinter, saya ga cakep makanya sekalian saya cari yang kuat, pinter sekalian cakep (hehehe), pokoknya saya merasa aman selama superhero itu berada di samping saya.
Menginjak dewasa saya cari superhero yang sedikit lebih realistis, saya hobi baca catatan biografi tokoh-tokoh, terutama bisnis sama politik, dan tentu saja mengoleksinya. Iya...dari sana saya coba mengidentifikasi diri sendiri Dari berbagai karakter yang ada, saya coba membanding-bandingkan, siapa sih yang paling sesuai dengan karakter saya. Saya coba ngukur kemampuan diri sendiri, sampe seberapa kuat, seberapa jauh ya saya bisa seperti mereka. Tentu saja kadang-kadang saya membayangkan ada di posisi mereka.
Saya pernah mengidolakan Onassis yang seorang pengusaha sukses, negosiator yang handal, tapi makin lama semakin saya cari, ternyata hidupnya ga bahagia-bahagia amat, keluarganya hancur berantakan, dianya seneng maen perempuan. Wah ill feel deh…Ato seorang sukarno yang katanya putra fajar, dengan segenap kelebihannya ternyata akhirnya banyak mengecewakan saya.
Begitu juga beberapa tokoh lain yang saya idolakan di awal ”perjumpaan saya”, pada akhirnya banyak yang mengecewakan saya.
TIME seperti ngingetin bahwa era YOU TUBE adalah era dimana orang bisa sangat terobsesi dengan dirinya sendiri, banyak orang ingin ”menunjukkan siapa dirinya, banyak orang ingin terkenal, dan Pak Andy Warhol mengamininya (15menit cukup kok). Apalagi ditambah dunia audioblog, weblog, videoblog, dan seterusnya dan setrusnya, Saat ini”, banyak orang ingin eksis,......menjadi NARCISS!!
Ga papa deh, toh NARCISM bagemanapun adalah bentuk pembelaan terhadap sisi-sisi kepahlawan dari diri kita, kita berhak kok menjadi pahlawan bagi diri kita sendiri dan ga perlu cari pahlawan lain yang ternyata banyak ngecewain kita...HUH...!!
WELCOME TO THE NARCISM ERA!!
Posted by
noldiaro
at
5:21 pm
12
comments
Labels: yang jaga warung
Jakarta sudah terlalu jenuh, sudah terlalu penuh! Ya...sudah saatnya mulai dipikirkan untuk pindah ibukota. Banjir saat ini mungkin bagus dijadikan momentum untuk mulai merencanakan perpindahan ibukota. Sedikit ngambil contoh dari Amerika Serikat, dimana kota pemerintahan terletak di washington DC, disinilah Gedung Putih berada., kota dengan aktivitas bisnis yang besar disebar antara New York, Los Angeles, dan Las Vegas.
Ibukota pemerintahan sudah saatnya dipindah, jadi segala aktivitas pemerintahan akan berpindah kota. EKSEKUTIF, YUDIKATIF dan LEGISLATIF pindah dari Jakarta yang sudah terlalu penuh!
Coba kita ingat kembali pelajaran sejarah atopun PSPB SD, Indonesia pernah kok pindah ibukota negara ketika dibentuk PDRI (Pemerintah darurat Republik Indonesia) di Bukittinggi.
Anda punya ide kota mana??
Posted by
noldiaro
at
2:02 pm
13
comments

dulu mungkin jakarta masih rindang, masih banyak pohonnya dan barangnya pun masih sedikit 
jadi kalo hujan ga terlalu masalah deh...
tapi sekarang....
ya gimana lagi, ember penampungannya tetep (ga nambah gede), tapi barangnya nambah banyak banget, yang bisa nyerep air juga makin dikit...
mungkin karena..... 
kita terlalu RAKUS??!!
sampe satu saat
ketika ga ada lagi ketenangan hidup
karena tempat tinggal yang susah payah kita utang
tergenang banjir begitu saja
lalu...
anak kita mau tinggal dimana?
sampe satu saat
ketika ga ada lagi padi, ga ada lagi gandum, ga ada lagi sagu
karena ga ada lagi sawah dan ladang
lalu...
anak kita mau makan apa?
EH...ATO PINDAH PLANET LAIN AJA GIMANA??
Posted by
noldiaro
at
1:09 pm
2
comments
Banyak yang kesini nanyain kopi, jadi kayanya asik juga ngobrolin kopi sambil minum kopi pastinya…sluuuurp. Bahas warung kopi aja ah, soalnya kalo bahas kopi yang minuman itu dah ada yang lebih pinter
Starbucks, warungkopi paling sukses dalam sejarah hidup umat manusia!
Kok beli kopi di Starbucks bisa mahal banget ya???? Perasaan kemarin beli di Warung Kopi depan kosan ga gitu-gitu mahal deh, serebu perak yang item, kalo yang coffemix dua rebu lah..Lha ini segelas kopi campur krim mumpluk dikit kok langsung dihajar empat puluh rebu..walahh....?! Kok bisa??
Dibikin pertama kali oleh guru bahasa inggris-Jerry Baldwin, guru sejarah- Zev Siegel, dan penulis Gordon Bowker, kemudian warung kopi Starbucks ini semakin besar setelah dibeli oleh Howard Schultz. Sampai saat ini telah punya 12ribuan cabang yang tersebar di seluruh dunia.
Bisa jadi kunci jualan barang kaya gini adalah jualan image. Saat saya minum di Starbucks sebenarnya saya tidak beli kopinya tapi saya beli gengsinya. Suasana yang Cozy, Interior yang modern, mesin pembuat kopi modern, pelayanan pun sangat cepat, asik, dan elegan. Ternyata emang beda banget dengan warungkopi mbak sari dekat kosan, di Starbuck ini saya berasa langsung dinobatkan menjadi orang kaya, bisa lendhotan dengan penuh gaya di sofa, ngobrol cika ciki hahaha hihihi, mringas mringis sambil sesekali mata tamasya kesana kemari (walah!..:). Minum kopi di Starbucks adalah sebuah urban life style.
Tentu saja image ga bisa muncul begitu saja karena dia dibangun dari sebuah perjalanan panjang. Ini nih yang sedari pertama mereka jual, sebuah cerita, sebuah perjalanan, sejarah dan tentu saja sebuah pengalaman (experience). Gimana sih perjalanan kopi hingga akhirnya sampai ke tenggorokan kita, ginana sih perbedaan rasa macem2 kopi, gimana sih cara nikmatin yang bener minum kopi, de es be. Tentang sebuah rasa-emosi bukan kopi! Story not the thing itself...
Setelah puas berhahaha hihihi, pulang dulu ah....
Saya ngrogoh saku, waduhhh harus puasa dulu nih besok!
Posted by
noldiaro
at
6:53 pm
13
comments
Mungkin sedikit ga asik ngomongin bisnis di blog ini, tapi kalo sekedar intermezo buat merangsang otak kapitalis kita ga papa ya...
Ada beberapa hal menarik dari World Economic Forum di DAVOS, Switzerland. Salah satu berita yang menjadi headline adalah tentang rencana You Tube yang disampaikan Chad Hurley (pendiri You Tube) untuk membagi iklannya buat para users. Dalam artian gampangnya ngasih duit buat orang yang memasang videonya di You Tube, asalkan punya hak cipta. Kata bung Chad sih untuk merangsang kreativitas para video makers seluaruh dunia, dia sendiri belum memastikan mekanisme sharingnya seperti apa.
Wah bingung saya sama bisnis gini, dah gratis, mo dikasih duit pula!!
Setelah You Tube diakuisisi sama Google dengan 1,6 milyar dollar (wahhhhh..14 triliun cing!), strategi bisnis untuk You Tube mulai disinergikan dengan Google (mesin pencari terkenal itu). Seperti yang kita tahu, di google sendiri ada beberapa fitur yang bisa buat kita cari duit disitu, salah satu contohnya ya dengan Google Ad itu (saya kok belum tertarik ya?). Nah mekanisme dan sistem bisnis di Google sedikit banyak pasti akan diadaptasi ke You Tube.
Disini saya ga akan menyoroti sistem bisnisnya Google, tapi bisnis media secara umum. Bagi yang berkecimpung di bisnis media, terutama media yang berkorelasi dengan IT tentunya akan sangat mengerti kalo TREN DUNIA MEDIA sekarang, bahkan ke depan adalah MEMBERI GRATIS apapun bentuknya kepada publik secara luas, agar mampu mendatangkan sebanyak-banyaknya pengunjung. Bahkan untuk mendukung hal tersebut memberikan iming-iming uang dalam berbagai mekanisme (seperti Google, You Tube dll). Ya tujuannya sekali lagi agar banyak orang dateng ke site tersebut. You Tube mengklaim ada 70 juta pengunjung setiap bulannya..wah, umatnya banyak juga ya hehehe...:)
Coba kita amati perusahaan lainnya, Yahoo yang memberikan layanan email gratizz, Yahoo Mesenger gratizz (padahal teknologinya ga gampang lo), dan seabreg fasilitas gratis lainnya. Ato www.digg.com, dan beribu-ribu site favorit lain
Bahkan tanpa kita sadari acara televisi adalah sesuatu yang gratis. Kita bisa menonton acara tanpa kita harus membayarnya. Ya! Sifat media emang seperti itu, memberikan sesuatu ke publik secara gratiss, kalo bisa ngasih duit seabreg-abreg kepada sebanyak-banyaknya manusia. Inilah bisnis masa depan. Apalagi ketika semua media digabungin, yah kalo bahasa teknologi katanya bernama KONVERGENSI. Internet campur TV campur telefon, campur mainan bla bla bla dst.. Mungkin kita ga heran nanti suatu saat hampir semua operator telepon akan menggratiskan layanannya!
Tapi ada satu istilah di dunia bisnis ”NO LUNCH FREE” (ga ada makan siang gratis)! Yah konsekuensinya, kita harus siap juga nerima makhluk bernama iklan (ini nih mesin kapitalisnya), ga papa lah sedikit bersahabat dengannya, sapa tau kita kebagian untung juga kan? Nah anda sendiri mau bikin kejutan apa nih?
Posted by
noldiaro
at
8:08 pm
9
comments
Ini sebenarnya dah postingan lama, tapi belum ada yang ngasi commnet, jadi coba dirolling lagi..:)
Ternyata bikin lagu tuh ga mudah! ada beberapa kesulitan yang masih muncul :
PERTAMA adalah nentuin tema yang akan diangkat. Tema yang kita tentukan biasanya adalah apa yang kita lihat, kita dengar, ataupun kita rasakan (kaya judul lagu). Tema yang paling mudah untuk lagu dan sangat universal yaitu tentang CINTA apakah dengan c kecil atau dengan C besar akan menjadi sama menariknya karena pasti dialami manusia...lagu-lagu populer sekarang ini lebih banyak bercerita tentang cinta ecek-ecek (antara pria dan wanita), sedangkan cinta dengan C besar adalah sebuah cinta yang lebih agung, cinta yang suci seorang hamba pada penciptanya, pemeliharanya. Seorang pengarang lagu yang handal akan sangat memperhatikan hal ini, dia akan mengangkat tema keseharian yang biasa dirasakan manusia tapi disampaikan dengan bahasa2(bahasa lagu) yang ga biasa.
KEDUA adalah nentuin nada-nada yang sesuai dengan tema yang akan kita angkat. Bagaimana membuat nada2 yang nendang, ga biasa tapi semakin lama dirasakan semakin akrab dengan telinga orang banyak. Sebuah lagu sedih akan sangat tergantung nada-nada yang diambil misalnya, nada-nada minor dan menyayat, sedangkan suasana gembira ataupun semangat akan banyak mengambil nada-nada mayor (tapi sekali lagi tidak pasti!). Satu hal yang pasti harus ditekankan dan asngat penting adalah masalah orisinalitas nada. Sukur-sukur bisa jadi trendsetter :)
KETIGA adalah elemen yang sangat penting yaitu bikin refrain (reff). Reff adalah klimaks dari sebuah lagu. Klimaks adalah sesuatu yang bisa menempatkan adrenalin di suatu tempat yang tinggi dan kalo bisa belum pernah dialami sebelumnya. Klimaks memberikan suatu sensasi. Ketika reff dinyanyikan, maka kita seolah sedang membawa nyawa dari sebuah lagu. Nyawa yang dibawa (dinyanyikan) akan mengajak penyanyi siapapun itu pergi ke suatu tempat terdalam di lubuk hatinya.
KEEMPAT nentuin elemen yang juga sangat menentukan yaitu LIRIK. Sebuah syair/lirik bagimanapun sama seperti ayat yang akan dibaca oleh orang. Dia akan “mempengaruhi” secara sadar ataupun tidak sadar orang yang mendengar/menyanyikannya. kita harus berhati-hati dalam membuat lirik. Lirik memberi jiwa sebuah lagu. Lirik bagaimanapun tidak boleh terlepas dari value (nilai). Lirik harus bisa menjadi trigger untuk berbuat sesuatu yang lebih baik. Disamping itu kesuksesan lagu sangat tergantung dari menyentuhnya sebuah lirik. Lirik lagu tidak sama dengan syair puisi. Syair puisi bisa terbebas dari kekangan nada, sedangkan lirik lagu tidak bisa terbebas dari kekangan nada atau dalam artian sangat terbatas dalam ruang nada yang sudah ada pattern (bentuknya). Dia terikat pada tempo, pada rima, dan panjang pendek suatu bait nada. Ini yang membuat lirik lagu berbeda dengan syair puisi.
Elemen berikutnya yang juga sangat berpengaruh adalah make up atau kalo dalam istilah lagu adalah aransemen. Aransemen menjadikan lagu menjadi berwarna, menambahkan jiwa pada sebuah lagu. Berbeda dengan pencipta lagu yang "tidak harus" mengerti tentang beragam musik, maka seorang arranger (tukang aransemen lagu) haruslah seorang yang handal dalam bermusik dan luas pengetahuan musiknya. Luas dalam artian pengetahuan tentang nada, jenis-jenis musik, jenis-jenis alat musik, efek-efek alat musik dan masih banyak lagi yang harus diketahui oleh seorang arranger. Sebuah lagu yang diciptakan dengan gitar, di tangan seorang aranger, lagu jadinya belum tentu hanya dengan iringan gitar, atau bahkan untuk iringannya bukan dengan gitar misalnya dengan harpa atau mungkin dengan piano. Masih banyak contoh yang lain.
Aku baru ngerti ketika merasakan sendiri untuk bisa bikin lagu yang bagus ternyata pengarang lagu sepertinya harus "agak-agak" trance. Pengarang lagu disini dituntut tidak hanya peka pada kata tetapi harus peka juga terhadap nada. Dia harus sangat sensitif terhadap kedua hal ini. Pengarang lagu tidak harus pintar dalam memainkan alat musik, tapi dia harus sangat peka, sekali lagi terhadap KATA dan NADA. Kedua hal inilah yang menjadi kesuksesan sebuah lagu.
Memang tidak mudah buat lagu tapi sebenarnya yakin aja sih bisa buat lagu bagus! Dari beberapa lagu yang aku buat, banyak dari temen2 yang mengapresiasi dengan respon yang menyenangkan dan semakin mendorong untuk terus berkarya...! PRACTICE MAKES PERFECT!
Posted by
noldiaro
at
2:43 pm
10
comments

Utak atik, mumet...akhirnya jadi juga header dan layout baru...
Refresh your mind...!New spirit!
Coba deh liat baik-baik gambar di header, Warungkopi Mas Trie nantinya pengin kayak yang di gambar, ada di satu gedung yang gedhe, nyaman, ada tempat bacanya, rame, laris maniiisss dan semua orang bahagia...!
ngimpi dulu ga papa kan hehehe
Posted by
noldiaro
at
7:45 pm
8
comments
Anda pernah STREZZ? Kalo saya sih akan jujur jawab jelas pernah! Iya, saya sering stress, kadang karena kerjaan numpuk, dedlen mepet, klien dah misuh-misuh minta cepet-cepet diberesin dan ga mungkin diundur, jadi STRESSS! Ato kadang juga karena sebab yang ga jelas, tiba-tiba jadi emosional, tiba-tiba males aja ngerjain apa-apa, bingung, useless, semangat serasa menghilang entah kemana, dan biasanya ke badan jadi ikutan loyo, kalopun harus ngelakuin kerjaan ya hanya karena terpaksa, sebuah kewajiban, ga ada jiwa yang ikutan.
Ternyata STREZZ adalah sebuah keniscayaan!
Gimana engga?
Kata pakar nih, manusia adalah MAKHLUK KEBIASAAN(makhluk Tuhan kaleee..hehe). Banyak hal yang kita lakukan berlangsung begitu saja tanpa kita terlalu banyak berpikir dan memusingkannya. Sepertinya ga pernah deh kita berpikir keras hanya untuk sekedar mandi, ato berfilsafat sebelum gosok gigi, ato bikin rumus matematika untuk menghitung gaya yang ditimbulkan saat kita naik metromini...hehe..Bahkan setelah kita dewasa, mungkin kita jadi terbiasa berangkat sekolah, berangkat kuliah, ato berangkat kerja, dsb
Nah ini menariknya, ternyata segala RUTINITAS (hal yang rutin=kebiasaan) yang kita lakukan apapun itu, apakah itu berangkat kerja, mengerjakan tugas, dsb tanpa kita sadari justru telah banyak membunuh ego positif kita. Sebuah Ego yang positif bagaimanapun adalah sebuah ENERGI. Energi inilah yang membangkitkan sisi kreativitas manusia. Percayalah pada dasarnya kita ini makhluk yang sangat cerdas, kita ini makhluk kreatif, makhluk yang diciptakan dengan berbagai sifat-sifat Ketuhanan, salah satunya yaitu To Create Something Ketika rutinitas terjadi, biasanya ego ini akan sembunyi, dia malu untuk menampakkan dirinya. Kita terbelenggu, kita tidak berkembang, tak ada lagi pencapaian, kita bahkan bermusuhan dengan akal kreatif kita, membunuhnya pelan-pelan, ujung-ujungnya adalah useless dan......STRESS tentunya.
Tapi ada satu hal lagi yang menarik, ternyata ego yang berlebihan juga bisa bikin stress!! Ego yang berlebihan ini biasanya maujud dalam bentuk keinginan dan mimpi. Tidak hanya Anda, saya ato siapapun, sebagai manusia punya buuuanyak sekali mimpi dan keinginan, bahkan itu terus berkembang seiring semakin bertambahnya pencapaian kita. Keinginan dan mimpi Presiden SBY tentu beda sama saya, tentu beda lagi sama anak SD. Stress beliau otomatis beda sama stress saya, kalo Presiden SBY saya yakin lagi mumet berat mengatasi berbagai masalah negeri ini, la kalo saya sih stressnya masih ecek-ecek, cere-mbete, ditolak wanita, ditinggal pacar, ga punya duit, dsb hahahaha. Buah ceri buah apel, sori ga lepel.
Padahal kalo kata Iwan Fals ”keinginan adalah sumber penderitaan”. Keinginan inilah sumber dari segala sumber Stressss! Ketika keinginan muncul, kita pengin itu semua cepat menjadi nyata, segera terlaksana, tetapi mekanisme kehidupan biasanya bilang lain. Kalo teryata kemampuan /ilmu untuk ngedapetinnya tidak ada, trus keinginan lagi tinggi-tingiinya, tapi kenyataan tak sejalan...inilah biang keladi makhluk bernama STRESS!!
Terlalu kreatif ternyata akan bunuh kita juga ya...
Trus gimana?
Ternyata masalahnya di ngatur ritme...Masing-masing orang punya ritme hidup sendiri, punya tingkat stress yang berbeda-beda. Obat yang cocok buat si ini belum tentu pas buat si itu. Sebenarnya ada bagusnya kalo kita banyak stress, bukankah justru dengan stress kita jadi lebih gampang mendeteksi sumber stress pada diri sendiri? Kita jadi semakin terlatih, dan semakin terbiasa nyari obat untuk jiwa. walopun akhirnya tetep stress juga tapi dengan penyikapan yang beda. Lebih asyik dan pasti bikin sehat jiwa kan?
Untuk mengatasi dua stress ini, kalo saya sendiri punya dua teman. Yang satu “teman tong sampah”, dan yang satu jenis “sparing partner”. Kalo saya lagi kreatif abisss maka saya akan cari seorang counter partner/sparing partner yang bisa mempertajam ide saya. Nha... kalo saya lagi stress ya saya cari TEMAN TONG SAMPAH, bukan untuk dimintai nasihat tapi sungguh cuma sekedar numpahin uneg-uneg, beban, dan segala tumpah ruah kemarahan dan emosi saya...walaaahhh.
Anda termasuk yang mana coba?
Posted by
noldiaro
at
5:14 pm
6
comments
baru 3 mingguan nge blog dan sudah dapet temen lumayan banyak...VIRTUAL semua...!
Tapi ga papa deh, pengin sedikit ngambil "sesuatu" dari kerjaan yang nyita waktu ini hingga banyak kerjaan aslinya terganggu (ato kebalik, kerjaan yang ganggu blog?).
Bermula dari blogwalking"...buka blognya orang lain, intip sana intip sini, baca-baca posting, kasih comment, kenalan sama banyak orang, liat-liat profile sapa tau cocok (lhoooo??) de es be..Ga sampe disitu banyak yang lalu kopdaran, bikin gathering, bikin keluarga-keluargaan...Ya virtual ya reality ternyata nyambung juga..hmmmmmm
Woi kemane aja bang?
Ya sori, gimana lagi, saya kemaren sedang bertapa, memperdalam ilmu di dunia yang berbeda (padahal katanya kuliahnya di teknologi, ternyata...hehehe)
Tapi memang ada yang menarik, blog bagaimanapun adalah arena silaturahmi, kita bisa berkenalan dengan siapa saja, dari latar belakang apa aja, dari jenis kelamin apa aja, dari daerah mana aja, di seluruh dunia, dari kepentingan yang berbage macem. Na disinilah " the power of silaturahmi".
Silaturahmi akan membentuk sebuah jejaring rejeki dan Rejeki ternyata ga akan jauh-jauh dari temen. Saya yang sekarang kerjaannya dagang,sampe saat ini ngerasa kalo kebanyakan order yang masuk adalah dari temen, paling berapa sih yang dapet dari kerjaan marketing beneran? Ato kita pernah dapet info lowongan kerja dari temen?
Dan jangan salah kalo rejeki ga melulu wujudnya duit dan duit..Coba misalkan kita kemalaman di jalan, trus harus nginep di tempat temen? Rejeki juga kan? ato kita butuh temen curhat?tinggal tulis keluh kesah, kemudian blogwalking, saya kok yakin akan banyak temen yang menghibur, ato kita baca-baca posting orang yang lagi seneng, bisa aja kita jadi ikut seneng, jadi bahagia..la ini juga rejeki lo..
Punya ide bisnis baru? dibagi kemudian orang lain tertarik jadi partner kita?bisa jadi. Jejaring bikin kita banyak belajar dari orang lain, memahami karakter orang, dan tentunya belajar gimana jadi diri sendiri....ini rejeki juga deh
Logika silaturahmi dan rejeki ternyata ga seperti makanan yang habis kalo dibagi, tapi justru kaya bola es, semakin dibagi pasti jadi semakin besar, tambah banyak, dan bikin tambah HAPPY EVERYBODY!! :)
Saya ga akan pernah tau kapan saya membutuhkan Anda atau mungkin sebaliknya Anda yang membutuhkan saya, dan itu semua mungkin terjadi hanya kalo jejaring telah terjalin. Anda tertarik berbagi rejeki ?:)
Posted by
noldiaro
at
1:23 pm
5
comments
....
Gusti Allahku ditaruh di lantai dalam tanah, kemudian disingkang-singkangke di pojokan, lumayan lah dikasih ruang dikit buat nafas bolo-bolo mu yang masih inget
Gusti Allahku ditaruh deket talang-talang AC,
Gusti Allahku ditaruh di bawah pipa-pipa udara,
Gusti Allahku dijadiin urutan ke sajuta berapa
Duh Gusti kulo nyuwun ngapura...
Posted by
noldiaro
at
11:19 am
3
comments
Percaya ga percaya ternyata aura itu menular lo!. Kalo kita deket orang pinter biasanya kita ketularan pinternya, kalo kita deket orang bodo ya biasanya lama kelamaan jadi agak2 SUSE, kalo diajak mikir gimana gitu…kalo kita deket orang yang selalu sedih, biasanya auranya juga jadi ikutan sedih. Semangat ikutan semangat, tapi negatif juga jadi ikutan negatif, pasti! dan seterusnya.
Aura orang lain menular ke kita, aura kita pastinya juga menular ke orang lain.
Seperti biasa, saya 
Apa yang anda rasakan?
Kalo saya ngeliat foto di atas, saya harus bilang…ga nemuin semangat disitu istilahnya FLAT…DATAR…! Coba lagi deh …hehehehe males banget sih ngeliat foto kaya gini..!
Sekarang coba bandingin dan liat foto yang satu ini
Na kalo foto ini walo keliatan ndais, ndeso, dan kaya kecentilan tapi saya yakin ada semacam percik-percik keceriaan yang menular di lubuk sanubari anda yang melihat…(sekali lagi males banget sih..:)). Anda akan melihat dunia ini menjadi lebih enak
Nah ini juga foto yang bawa aura positif…!!
Picture sourced from : http:///lautan.indosiar.com/topic.asp?TOPIC_ID=29999
Tukul- pic by pisangkremes.com
Kalo anda pernah ngeliat acaranya (empat mata di Trans 7), anda pasti minimal tersenyum... Bagi saya sendiri, setiap ngeliat ini, (secara positif lo) saya seperti nemuin semangat luar biasa, fighting spirit yang tinggi , kristalisasi keringat (bahasanya tukul rek..), energi yang sangat besar dari seorang katrok, kutu kupret, ndeso, yang wajahnya nuwun sewu.., yang kumisnya kaya mau matil, yang ra duwe isin, yang sobek-sobek mulutmu itu… PUAS… PUAS..PUAS :).
Itu baru dari layar TV, belum kalo kita ketemu sendiri aslinya! Siapapun itu, mau tukul, ato Pak Presiden sekalipun, yang bawa aura atopun energi sukses, mau ga mau pasti nular ke kita. Makanya disini nih pentingya kita “cari” temen yang bener (sekali lagi jangan dipandang dari sisi negatif lo – “memilih” dlaam arti positif dong!).
Manusia membawa auranya sendiri, saat kita bertemu orang lain sebenarnya kita sedang membagi dan menerima energi, jadi bukankah lebih baik kalo kita bawa energi positif biar lingkungan kita jadi positif. Kalo di Islam tuh pernah denger yang bunyinya “Allah adalah sesuai persangkaan hambaNya”. La ini
Sekedar tips kecil dari temen: kalo kita pengin hari-hari ini lebih semangat dan berenergi katanya mulai aja ngumpulin foto-foto yang sedang senyum, bergembira, dan cerah ceria. Jadi nanti kalo mo difoto untuk selanjutnya dan seterusnya senyumlah! Bergembiralah! Tertawalah! Dan melompatlah!
Ssssst…bisa jadi keceriaan itu mengantar anda pada semangat dan sukses selanjutnya!! Tul ga?
Posted by
noldiaro
at
4:59 pm
9
comments
bukan bermaksud nggosip, rumpi ato bikin ajang arisan (arena isu dan rerasan), tapi hanya sekedar seneng ngamati sebuah kelakuan manusia yang moga-moga bikin fresh untuk sedikit dianalisis..:)
Anda kenal wajah ini...?
kayanya hampir seluruh orang Endonesa tau siapa wanita ini...seorang yang tiba-tiba aja menjadi seleb kelas dunia! (opo ga heibat?? penyanyi dangdut muncul di YOU TUBE je..ck ck..ck). Maria Eva seorang penyanyi dangdut dari Jawa Timur
anda juga kenal wajah ini?
nah ini juga seorang yang tiba-tiba juga mjd public focus. Ibu Sharmila yang sampe sekarang masih jadi ibu Yahya Zaini.
Tadinya saya juga ga terlalu kenal siapa wanita ini, tapi saya penasaran kok kayanya ibu ini heibat bener ya, cara ngomongnya di depan public bisa begitu tenang, nyantai, dan penuh ketulusan seolah dia bisa nge handle emosi (sesuatu yang sangat wajar dikedepankan oleh wanita) dengan begitu percaya dirinya. Padahal masalahnya jelas ga mainan, seluruh
Ternyata penasaran saya sedikit terjawab setelah ngeliat acara Inspiring Women di Metro TV tgl 13 Januari 2007. Saya sekarang ga hanya angkat topi tapi sekarang mau ga mau harus angkat kaki ato angkat apa aja deh buat ibu satu ini. Seorang wanita yang sudah berjualan kue sejak kelas 4 SD, kemudian prestasinya terus melejit, hingga diterima di IPB melalui PMDK (pastinya pinter ibu ini!), kemudian setelah jadi Engsinyur, dia nglajutin sekolah di hukum ato bisnis (sori agak lupa:). Ga cukup hanya itu ternyata bu Sharmila yang cantik ini :) juga seorang pengusaha wanita yang cukup sukses!. Mau nambah lagi? dia seorang pembina koperasi, juga ketua pedagang-pedagang pasar se....walah! dan seterusnya kayanya kalo mo dilanjutin panjang bener…
Ibu Sharmila baru menginjak sekitar usia 35, pinter banget, prestasi segudang, CANTIK tentu saja, mungkin juga ibu yang baik (di TV dikatakan seorang yang seimbang hidupnya)...dan masih banyak lagi predikat yang disandangnya
Tapi, na ini masalahnya kenapa seorang yang se-perfect itu bisa di-SELINGKUH-I? Selingkuhannya juga siapa sih...!? Seorang yang lebih kaya raya? seorang yang lebih seksi, aduhai atopun semlohai? Ternyata ga juga, yang ada malah seorang penyanyi dangdut berwajah biasa, seleb ken-tang (kena tanggung), malah bisa dibilang ga banget deh (saya pernah denger suaranya dan jujur harus bilang nuwun sewu ya.. J)
Sekali lagi kenapa seorang yang se-perfect itu bisa di-SELINGKUH-I? ga masuk akal ya? Ternyata kondisi ini menjadi masuk akal kalo kita ngeliat dari sisi sifat dasar manusia secara lebih mendalam.
Kembali pada sebuah makhluk bernama EGO. Sifat dasar seorang lelaki dalm hal ini ego seorang lelaki adalah keinginannya untuk keliatan hebat, keliatan berkuasa, dan kalo bisa keliatan super di hadapan lawan jenisnya, dalam konteks suami istri ya berarti di depan istrinya. Seorang wanita naluri dasarnya adalah ingin dilindungi. Dia ingin dilindungi oleh orang yang tepat, orang yang hebat, dan bisa “dibangggakan”. Yang satu ingin berkuasa, yang satunya ingin dikuasai, yang satu lelaki yang satu wanita. Secara ekstrim seorang lelaki dengan ego yang wajar sebenarnya ingin seorang wanita yang “memasrahkan” hidupnya ato menggantungkan diri sepenuhnya pada lelaki tersebut. Dalam istilah Jawa, Suargo Nunut, Neroko Katut (Surga nebeng, Neraka ikut). Seorang suami (lelaki) yang bekerja keras banting tulang tunggang langgang pada dasarnya adalah hanya untuk menyenangkan istri dan keluarganya, dan seorang istri pastinya akan sangat senang ketika kebutuhannya material maupun imaterialnya terpenuhi, apalagi kalo suaminya bisa dibanggakan pasti lebih mongkog..Suamiku looo..! Nah inilah Male Imperium (MI)
Ketika MI ini sedikit terusik, maka seorang lelaki pastinya akan mencari sebuah penyaluran yang lain. Nah penyaluran inilah yang berbeda-beda untuk masing-masing orang, tinggal pilih disalurkan dengan cara yang benar ato yang ga benar..monggo terserah aja...Yang mo ngomentari ato ngasih saran secara agama monggo wong saya bukan ustad..:)
Bukan bermaksud ndukung YZ, tapi seorang YZ yang seorang ketua DPP dan bahkan calon menteri agama (?) tentu sangat punya sebuah ego yang tentunya sangat besar dan bahkan sangat ambisius. Dengan istri yang mempunyai segudang prestasi sepertinya sulit bagi dia untuk keliatan jumawa dan heibat segalanya di hadapan istrinya. MI nya justru lebih terfasilitasi saat dia bersama Maria Eva, yang
Tapi coba kita liat Marissa Haque dan Ikang Fawzi yang sama-sama berprestasi, Widyawati dan Sophan Sophian yang masih oke, BJ Habibie dan Ibu Ainun Habibie yang masing-masing juga tak kalah prestasinya, mereka-mereka masih akur tuh, dan sederet bintang lain yang kayanya asik juga dibahas di edisi selanjutnya…
Posted by
noldiaro
at
1:42 pm
14
comments
bayangin...coba! Sekarang-sekarang ini hampir tiap hari selalu ada ramalan-ramalan blekuthuk dari dukun-dukun ga jelas...anda kenal Mama Lorenk, Ki Kusumo, Suhu Acai, Ki Joko Bodo ato siape lagi?
la emang beda guru beda ilmu semestinya ya jangan saling ganggu, yang dukun satu bilang gini yang lain gitu, TV ngasih tempat buat dukun dan paranormal manggung disitu, yang penting rating tinggi menunggu, kite-kite ini kadang ikutan nonton termangu-mangu sambil mbatin la togog aja tahu...! gimana coba? tiap akhir tahun, awal tahun, kelahiran, kematian, pesawat jugrug dan ilang, lumpur sidoarjo kok yang digagas justru dukun2 itu..gimana coba? anda tinggal pilih deh yang mana dukunnya..btw sekarang paranormal jadi seleb loh (semua org tau!). Anda pengin ? cepet kaya, terkenal..dijamin (kalo ramalannya salah ya bilang aja ada energi2 yang masih berusaha berkuasa ato apalah)!
Ini dua pandangan berbeda dari fenomena yang sama (jatuhnya pesawat adam air)):
Ilmiah : di laut yang dilewati pesawat adam air itu, terdapat pertemuan patahan-patahan yang tentu saja akan menarik lebih kuat benda/objek di luar itu. Kalo pertemuan patahan pasti membentuk lobang dan ini nih yang bisa jadi narik objek apapun, kalo air bisa jadi pusaran, termasuk yang di atasnya (udara)
Perdukunan : di laut yang dilewati ini ada kerajaan jin yang ga terima sebelum kita kulonuwun dan buat ritual-ritual tertentu
gimana coba?!!!
Saya sendiri sebenernya rodo misuh kalo denger ramalan2, tapi kok seringnya masih tetep liat ya? hipokrit?
eh tapi nanti dulu deh, ilmiah aja nih...sebenernya ato pada dasarnya tiap orang sebenernya emang penasaran dengan diri sendiri, masa depan terutama masa depannya sendiri..makanya kalo ada maen maen baca garis tangan, baca tulisan tangan dan lain-lain biasanya tak jarang kita ikut nimbrung ke dalamnya. Tapi ini ada ilmunya lo...Sebagai orang yang pernah sedikit belajar ilmu ini, saya bisa bilang ilmu ini (psikologi cing!) lumayan bisa dipercaya kok..
Tapi kalo udah berurusan dengan dunia mestik, klenik, dan ritual sesajen kaya dukun-dukun itu mbok ya kita ini sedikit mikir rasional lah, paling ga kasiyan sama "arwah-arwah" (emang ada arwah gentayangan?) digangguin terus...
Tapi gimana lagi yang lebih dipercaya sama TV justru dukun-dukun itu je...jadi siapa yang lebih bodo saya ato ki joko bodo coba?
Posted by
noldiaro
at
6:00 pm
6
comments